Dry Food Versus Wet Food?

Ketika kita memilih jenis pakan di pet shop, seringkali kita dibuat bingung mana yang lebih baik untuk kucing atau anjing kita, DRY FOOD atau WET FOOD ya? Pada dasarnya, kucing merupakan hewan obligat karnivora dimana mereka membutuhkan lebih banyak protein hewani dalam pakannya.

Dry Food vs Wet Food
Dry Food or Wet Food?

Sistem pencernaan hewan karnivora memiliki sistem pencernaan yang lebih pendek, oleh karenanya karnivora tidak mampu memecah kandungan selulose yang berada di zat nabati. Namun dibandingkan kucing, anjing lebih mampu memecah dan mendigesti baik protein hewani maupun nabati.

Lebih lanjutnya, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan kedua jenis pakan tersebut

PANDUAN MEMILIH DRY FOOD ATAU WET FOOD UNTUK HEWAN KESAYANGAN


Kelebihan WET FOOD
  1. Tinggi protein sehingga dapat memenuhi kebutuhan hewan sebagai karnivora
  2. Memiliki tekstur dan rasa yang alami
  3. Kandungan kelembabannya tinggi, dapat mencegah dehidrasi
  4. Bagus untuk hewan tua yg tidak bisa mengunyah DRY FOOD dengan sempurna,hewan yang rahangnya asimetris atau yang mulutnya kecil

Kelebihan DRY FOOD
  1. Membantu membersihkan tartar dan plak gigi
  2. Mudah diberikan, mudah disimpan dan awet
  3. Lebih ekonomis untuk jumlah hewan yang banyak
  4. Memberikan kalori lebih banyak pada hewan karena kandungan karbohidratnya lebih tinggi

Kekurangan WET FOOD
  1. Lebih mahal
  2. Tidak awet dan harus disimpan di lemari es
  3. WET FOOD kalengan dapat menyebabkan masalah gigi seperti tartar, plak dan gingivitis.

Kekurangan DRY FOOD
  1. Kucing/anjing yang mengonsumsi DRY FOOD saja lebih rawan obesitas dan diabetes.
  2. Beberapa DRY FOOD mengandung tulang ikan dan jerohan ikan yang dapat menyebabkan peningkatan fosfor di darah. Hal ini berbahaya bagi kucing dengan masalah ginjal. Beberapa jenis kucing sensitive terhadap pakan jenis ini dan dapat mengakibatkan gangguan saluran kencing.
  3. kucing yang terus menerus mengonsumsi DRY FOOD kebanyakan akan menjadi dehidrasi akibat sedikitnya kandungan air di pakannya, sehingga mengakibatkan berbagai penyakit seperti Chronic Renal Failure (CRF) dan pembentukan kristal pada urin. 
Kucing dan Minumannya
  • Untuk mencegah dehidrasi pada kucing yang  hanya makan DRY FOOD, maka tiap kucing dewasa dengan berat kurang lebih 4 kg setidaknya harus menghabiskan 1 cup air dalam sehari. Sedangkan kucing yang mengonsumsi WET FOOD hanya membutuhkan 1/3 dari kebutuhan air rata-rata dalam seharinya.
  • Untuk mencegah dehidrasi pada anjing yang hanya makan DRY FOOD, maka rata-rata anjing dewasa yang sehat butuh 8,5-17 ons air per 10 pon (55-110 ml per kg berat badan) per harinya.
  • Selain itu kondisi iklim dan temperatur lingkungan perlu diperhatikan. Dalam musim panas/kemarau atau aktivitas yang tinggi maka kebutuhan air perlu ditambah.

Apakah WET FOOD lebih baik daripada DRY FOOD?

Sejatinya, baik tidaknya WET FOOD maupun DRY FOOD tergantung dari KUALITAS KANDUNGANNYA. DRY FOOD premium akan lebih baik daripada WET FOOD berkualitas jelek.

Demikian pula DRY FOOD yang kualitasnya buruk akan mengandung banyak bahan tambahan dan karbohidrat, sehingga nutrisi kucing akan protein tidak terpenuhi. Karbohidrat yang seharusnya tidak boleh lebih dari 5% dalam menu menjadi lebih banyak pada DRY FOOD yang berkualitas buruk.

Berikut ini adalah karakteristik DRY FOOD yang baik dan disarankan untuk hewan Anda :
  1. banyak mengandung daging / ikan / unggas di dalamnya. Apabila organik maka lebih baik.
  2. Bebas biji-bijian (beras, jelai, gandum dsb) (terutama kucing).
  3. Tidak mengandung jagung, kedelai dan jenis bahan tambahan lain.
  4. Tidak mengandung bahan MSG, pengawet, pengental, pengempuk, dan gel.

Bagaimana pemberian DRY FOOD & WET FOOD yang baik untuk hewan saya?

Cat Food

Untuk pemberian yang sempurna lebih baik kedua jenis pakan tersebut dikombinasi dalam 1 mangkuk, atau berikan WET FOOD sebagai snack bagi hewan kesayangan anda. Beberapa orang mencampur DRY FOOD dengan air, namun kebanyakan metode ini akan membuat hewan kurang selera  karena bau dari pakan menjadi berkurang.

Selain itu DRY FOOD campur air, sebaiknya dibuang setelah 30 menit ke atas. pemberian pakan yang baik adalah 2 kali sehari, dengan rentang waktu 8-12 jam. Hindari obesitas dan dehidrasi dengan terus check up kesehatan hewan anda di dokter hewan terdekat.

Apakah Bisa Membuat Pakan Sendiri?

Bisa. Apabila si Manis bosan dengan pakan komersial, anda bisa mencoba membuat sendiri pakan hewan kesayangan di rumah. Syarat pakan homemade yang baik dan sesuai takaran gizinya untuk anjing dan kucing yakni sebagai berikut.

Pakan Anjing Homemade nan sehat, terdiri dari :
  • Protein hewani [(daging merah maupun unggas), campuran telur] sebanyak 60-80% dari total menu dengan persentase yang diperbolehkan yaitu maksimal 20% jerohan, 20% kulit dan lemak dan 35% daging).
  • Sayur-sayuran (20-40%), diantaranya brokoli, selada, wortel, kubis, seledri dan asparagus. Apabila anjing kembung hindari brokoli dan kubis.
  • Karbohidrat seperti nasi, pasta, kentang atau biji-bijian lain (10-15%).
  • Suplemen kalsium berupa plain yogurt.

Homemade Dog Food
Homemade Dog Food

Pakan Kucing Homemade nan sehat, terdiri dari :
  • Protein hewani (85%) dari unggas, mamalia atau ikan (dapat berupa daging, tulang, jerohan, kuning telur)
  • Karbohidrat, sayuran, suplemen (5%). Karbohidrat seperti nasi dan jagung boleh diberikan, asal jangan melebihi 5%  dari total porsi makannya.
  • Air
  • Suplemen vitamin. Vitamin yang umumnya dibutuhkan untuk kucing yakni vitamin A, vitamin B, vitamin E dan kalsium.

Meat & Turkey Chunks
Meat & Turkey Chunks

Semoga informasi ini membantu para petlovers! Jangan lupa baca juga artikel menarik kami lainnya mengenai makanan yang dilarang untuk anjing dan kucing,laktose intolerant, vaksinasi anjing dan kucing dan lain sebagainya.

Posting Komentar